Minggu, 22 Juli 2007
Capek banget hari ini..
eh friend..sorry saya gak bisa jawab telpon kalian, udah capek banget trus langsung berlayar dipulau kapuk :)
Meminimalis serangan Denial of Service Attacks di Win Y2K/XP
By : Mujie
Denial of Service Attack, kata yang terkadang bagi kita yang terhubung di
jaringan global dunia cukup disegani :).Mungkin saat ini server warnet atau
kantor Anda menggunakan MS Windows 2000 atau XP, disamping menggunakan firewall
sebagai tameng server Anda dan menginstal service pack maupun patch, tips
mengedit registry berikut mungkin dapat melengkapi firewall Anda dan
meningkatkan keamanan server dari serangan Denial of Service Attack.
Login sebagai Administrator dan dari registry Anda isikan di system key
KEY_LOCAL_MACHINE -> SYSTEM -> CurrentControlSet -> Services -> Tcpip ->
Parameters dengan :
Name: EnableDeadGWDetect | Type Data: REG_DWORD 0x00000000(0)
Name: EnableDeadGWDetect | Type Data:
REG_DWORD 0x00000000(0)
Name: EnableDeadGWDetect | Type Data: REG_DWORD 0x00000000(0)
Name: KeepAliveTime | Type Data:
REG_DWORD 0x000493e0(300000)
Name: NoNameReleaseOnDemand | Type Data: REG_DWORD 0x00000001(1)
Name: PerformRouterDiscovery | Type
Data: REG_DWORD 0x00000000(0)
Name: SynAttackProtect | Type Data: REG_DWORD 0x00000002(2)
Name: TcpMaxHalfOpen | Type Data:
REG_DWORD 0x00000064(100)
Name: TcpMaxHalfOpenedRetried | Type Data: REG_DWORD 0x00000050(64)
Name: TcpMaxPortsExhausted |
REG_DWORD 0x00000005(5)
Name: TcpMaxConnectResponseRetransmissions | REG_DWORD 0x00000003(3)
Setelah Anda selesai mengedit, Kemudian Anda keluar dari regedit dan lakukan
restart. Walaupun hasil yang Anda dapatkan jauh dari harapan, paling tidak Anda
sudah berusaha peduli dengan jaringan Anda sendiri.
Semoga artikel ini dapat membantu Anda dan memberikan pencerahan kepada kita
semua.
Sumber : www.winguides.com
Firewalling IP Address dan MAC Address dengan iptables
By : Mujie
Kadang kita sebagai administrator suatu jaringan sangat
dipusingkan dengan beberapa client "nakal" yang suka berganti-ganti IP
Address. Padahal sebelumnya suatu IP Address tertentu dari client sudah kita
blok aksesnya untuk jam-jam tertentu, atau kita blok untuk mengakses suatu
situs tertentu.
Mungkin sedikit yang bisa saya berikan disini adalah, bagaimana
kita dapat mengatasi "kenakalan" client-client tersebut agar tidak bisa
mengganti IP Address mereka secara "enaknya saja". Saya harapkan Anda paling
tidak sudah tahu apa itu IP Address dan apa itu MAC Address. Dalam melakukan
percobaan disini saya menggunakan Linux distro
ClarkConnect Home Edition versi 3.0 yang dilengkapi dengan
iptables versi
1.2.11. Rekan-rekan dapat menggunakan distro Linux lainnya.
Keuntungan dan kerugian :
- Keuntungan yang didapatkan adalah, kita dapat dengan
mudah memonitor "pergerakan" client dan melakukan logging untuk administrasi
jaringan atau analisa-analisa lain yang diperlukan, karena client tidak
dapat melakukan perubahan IP Address. - Kerugian, seandainya saja interface hardware milik client
mengalami kerusakan dan melakukan pergantian, kita harus melakukan
konfigurasi ulang rules firewall kita berdasarkan MAC Address yang baru.
Tapi kerusakan ini sangat jarang terjadi.
Ada 2 metode yang saya gunakan disini dan dapat rekan-rekan sekalian pilih
salah satunya, yaitu :
- Pertama, apakah kita akan melakukan pendaftaran semua IP
Address dan MAC Address client-client kita dan tidak memperkenankan semua
client yang terhubung dengan kita tidak dapat berganti-ganti IP Address.
Jika IP dan MAC Address tidak terdaftar didalam rules firewall, maka client
tidak dapat melakukan koneksi. - Kedua, apakah kita hanya menginginkan IP Address dan MAC
Address tertentu saja yang tidak kita inginkan untuk berganti-ganti IP
Address. Disini, jika ada IP baru dan dengan MAC Address baru, client tetap
dapat melakukan koneksi.
Kasus, disini kita mempunya 3 client, yaitu :
IP Client 1 = 192.168.1.5
MAC Address 1 = 00:89:CD:64:01:EF
IP Client 2 = 192.168.1.20
MAC Address 1 = 00:90:DD:14:11:CF
IP Client 3 = 192.168.1.14
MAC Address 3 = 00:40:EE:21:26:GE
Semua client terkoneksi melalui ethernet (LAN Card/NIC) 1 yang diberi nama
eth1.
Firewalling dengan metode pertama :
#drop semua prerouting di eth1
iptables -I PREROUTING -t nat -i eth1 -j DROP
#------------------- client pertama------------------------
#accept IP 192.168.1.5 dengan mac address 00:89:CD:64:01:EF
iptables -I PREROUTING -t nat -i eth1 -s 192.168.1.5
-m mac --mac-source 00:89:CD:64:01:EF -j ACCEPT
#drop IP 192.168.1.5 dengan mac address 00:89:CD:64:01:EF
#jika menggantinya dengan IP lain selain dari 192.168.1.5
iptables -I FORWARD -i eth1 -s ! 192.168.1.5
-m mac --mac-source 00:89:CD:64:01:EF -j DROP
#drop prerouting IP 192.168.1.5 dengan mac address 00:89:CD:64:01:EF
#jika menggantinya dengan IP lain selain dari 192.168.1.5
iptables -I PREROUTING -t nat -s ! 192.168.1.5
-m mac --mac-source 00:89:CD:64:01:EF -j DROP
#------------------- client kedua------------------------
#accept IP 192.168.1.20 dengan mac address 00:90:DD:14:11:CF
iptables -I PREROUTING -t nat -i eth1 -s 192.168.1.20
-m mac --mac-source 00:90:DD:14:11:CF -j ACCEPT
#drop IP 192.168.1.20 dengan mac address 00:90:DD:14:11:CF
#jika menggantinya dengan IP lain selain dari 192.168.1.20
iptables -I FORWARD -i eth1 -s ! 192.168.1.20
-m mac --mac-source 00:90:DD:14:11:CF -j DROP
#drop prerouting IP 192.168.1.20 dengan mac address 00:90:DD:14:11:CF
#jika menggantinya dengan IP lain selain dari 192.168.1.20
iptables -I PREROUTING -t nat -s ! 192.168.1.20
-m mac --mac-source 00:90:DD:14:11:CF -j DROP
Catatan :
Disini karena client 3 tidak masuk kedalam rules, maka tidak dapat melakukan
koneksi, walaupun berganti IP Address yang sama dengan client 1 dan 2.
Sedangkan client 1 dan 2 tetap dapat melakukan koneksi, selama tidak melakukan
perubahan IP Address.
Firewalling dengan metode kedua :
#------------------- client pertama------------------------
#drop IP 192.168.1.5 dengan mac address 00:89:CD:64:01:EF
#jika menggantinya dengan IP lain selain dari 192.168.1.5
iptables -I FORWARD -i eth1 -s ! 192.168.1.5
-m mac --mac-source 00:89:CD:64:01:EF -j DROP
#drop prerouting IP 192.168.1.5 dengan mac address 00:89:CD:64:01:EF
#jika menggantinya dengan IP lain selain dari 192.168.1.5
iptables -I PREROUTING -t nat -s ! 192.168.1.5
-m mac --mac-source 00:89:CD:64:01:EF -j DROP
#------------------- client kedua------------------------
#drop IP 192.168.1.20 dengan mac address 00:90:DD:14:11:CF
#jika menggantinya dengan IP lain selain dari 192.168.1.20
iptables -I FORWARD -i eth1 -s ! 192.168.1.20
-m mac --mac-source 00:90:DD:14:11:CF -j DROP
#drop prerouting IP 192.168.1.20 dengan mac address 00:90:DD:14:11:CF
#jika menggantinya dengan IP lain selain dari 192.168.1.20
iptables -I PREROUTING -t nat -s ! 192.168.1.20
-m mac --mac-source 00:90:DD:14:11:CF -j DROP
Catatan :
Disini walaupun client 3 tidak masuk kedalam rules, tetap dapat melakukan
koneksi, walaupun berganti IP Address asal tidak sama IP Addressnya dengan
client 1 dan 2. Client 1 dan 2 tetap dapat melakukan koneksi, selama tidak
melakukan perubahan IP Address.
Sampai disini rekan-rekan sekalian dapat mengembangkannya, mungkin dengan
membatasi besar bandwith IP Address tertentu milik client, atau hanya dapat
melakukan browsing namun tidak dapat melakukan chatting dalam waktu-waktu
tertentu.
Otomatisasi firewalling IP dan MAC Address dengan bash script
By : Mujie
Berhubung ada pertanyaan menarik dari salah satu member sebuah
milis yang saya ikuti, bagaimana jika client kita berjumlah banyak, puluhan
atau ratusan. Yang terpenting adalah, kita mempunyai daftar IP Address dan MAC
Address client yang terhubung. Dengan menggunakan sedikit baris bash script
sederhana, kita dapat membuat otomatisasinya.
Berikut langkah-langkahnya :
1. Buat file bernama rc.iplock didalam directory /etc/rc.d/ dengan isi sebagai
berikut :
#!/bin/bash
# Bash script Lock IP Address dan MAC Address
iptables="/sbin/iptables" #path ke iptables
files="/etc/rc.d/list.txt" #path ke list IP Address dan MAC Address
device="eth1" #ethernet devices ke client
lockall="yes" #yes|no ,yes jika mendaftarkan semua IP & MAC Address
#jika tidak, tulis no.
#yes untuk metode pertama, no untuk metode kedua
if [ $lockall = "yes" ]; then
$iptables -I PREROUTING -t nat -i $device -j DROP
cat $files | while read ip_address mac_address; do
$iptables -I PREROUTING -t nat -i $devices -s $ip_address
-m mac --mac-source $mac_address -j ACCEPT
$iptables -I FORWARD -i $device -s ! $ip_address
-m mac --mac-source $mac_address -j DROP
$iptables -I PREROUTING -t nat -s ! $ip_address
-m mac --mac-source $mac_address -j DROP
done
elif [ $lockall = "no" ]; then
$iptables -I PREROUTING -t nat -i $device -j ACCEPT
cat $files | while read ip_address mac_address; do
$iptables -I FORWARD -i $device -s ! $ip_address
-m mac --mac-source $mac_address -j DROP
$iptables -I PREROUTING -t nat -s ! $ip_address
-m mac --mac-source $mac_address -j DROP
done
fi
echo "Locking IP Address and Mac Address..."
#end script
2. Buat file bernama list.txt didalam directory /etc/rc.d/ dengan format
penulisan sebagai berikut :
<IP Address> <MAC Address>
Peringatan!! Jangan tambahkan baris apapun atau kalimat apapun selain format
diatas!
Contoh isi file /etc/rc.d/list.txt untuk 3 client:
192.168.1.5 00:89:CD:64:01:EF
192.168.1.20 00:90:DD:14:11:CF
192.168.1.14 00:40:EE:21:26:GE
3. Set file rc.iplock agar dapat di eksekusi :
chmod +x /etc/rc.d/rc.iplock
4. Tambahkan didalam file /etc/rc.d/rc.local agar dapat di eksekusi pada saat
start up :
/etc/rc.d/rc.iplock
5. Jalankan :
/etc/rc.d/rc.iplock
6. Selesai! Selamat Anda dapat bintang =P
Sabtu, 21 Juli 2007
Nama blog cantik yang disia-siakan dan apakah pantas nama blog diperjual belikan?
Sakit hati memang ketika kita tidak dapat menemukan nama pilihan blog yang sesuai dengan keinginan, terlebih nama blog tersebut sudah digunakan oleh orang lain.
Hal yang lebih menjengkelkan blog tersebut tidak digunakan sama sekali tetapi
hanya sebuah halaman kosong dan standar dari penyedia layanan blog. Mungkin hal
ini tidak terlepas dari mudahnya mengedit, menambahkan serta menghapus nama
sebuah blog.
Nama blog cantik yang disia-siakan.
Nama blog Cantik (layaknya nomor cantik) sepertinya sekarang hanya sebuah
angan-angan, kita terus saja mencoba dan mencoba mencari nama yang belum
digunakan sampai akhirnya kita menemukan sebuah nama yang mendekati seperti yang
kita inginkan.
Contoh nama blog cantik yang disia-siakan:
http://link.***.com
http://1st.***.com
http://2nd.***.com
Sangat disayangkan karna masih banyak lagi nama lain-nya yang
terbengkalai. Saya menyarankan sebaiknya nama blog yang tidak digunakan lebih
baik dihapus saja, karna masih banyak para blogger yang lebih membutuhkan nama
blog.
Nama blog yang diperjual belikan?
Sesuatu yang mengejutkan ketika saya memilih nama sebuah blog ternyata sudah
digunakan orang lain. Kemudian saya buka blognya yaahh masih kosong melompong
sayang banget ya. Kebetulan atau memang di sengaja disitu tertera alamat email
pemiliknya, ketika saya menghubungi dengan mengirimkan email kepada pemilik blog
tersebut setelah beberapa hari ada jawaban ke email saya yang berisikan:
Anda menyukai nama blog ini? saya bisa menjualnya kepada
anda.
Saya juga mempunyai nama yang lain jika anda menyukainya.
Harga bisa diatur. pembayaran via Bank. thanks
BUSYET DAHH...gila Bener nih orang :( Masa nama blog gratis dijual belikan,
tanpa pikir panjang langsung saja saya tandai dan kirim ke penyedia layanan blog
mengenai konten yang dilarang :)
Sampai saat ini saya berpikir apakah cara ini bener dan diperbolehkan. Jika
benar diperbolehkan mungkin saya akan melakukan registrasi sampai ratusan bahkan
ribuan nama blog kemudian saya buat index nama blog pilihan sesuai nama dan
harga yang akan dijual.
Tetapi maaf saya tidak akan melakukan hal tersebut
Tulisan ini saya buat bukan mengajarkan kita berbuat curang
atau membuat penomena baru dalam bisnis online.Ingat! team penyedia layanan
lebih mengerti dan lebih pintar dari kita, mendingan cari cara yang lebih
positif dan lebih berkelas. Semoga pengalaman saya ini bisa menjadi pelajaran
bagi kita semua.
Mudah-mudahan blog yang tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama yang berisi
halaman kosong akan segera nonaktifkan. (o'om)
Para blogger haus akan link blog
Ada hal nyang lucu dari para blogger yang seperti haus akan link
blog, semua berpacu untuk saling bertukar link. Memang cara ini cukup bagus
untuk saling mengenal dan menjalin hubungan para blogger dan sekalian
meningkatkan mutu ranking. Tapi jangan cuma lalu lintas saja ya. isi blog yang
dikunjungi juga harus dibaca. (tidak menuduh kalian saya sendiripun demikian :)
Kamis, 19 Juli 2007
Oom - How to know speed form access (VB6)
You can look your speed form access With simulation. This is very useful If
you want To know access "speed" you form . Very Simple and easy.
'**************************************
' Name: How to knowspeed form access
' Description:This code just to know "speed" form access.
' By: oom
' Paste This code in the module don't in form_Load
' Change Start object as sub main
' For check speed form :
' run the form for the first time and look how many
' you get access on speed form.
' Step two load picture or large picture in form and
' then check again how many form speed is u get.
'**************************************
Private Declare Function GetTickCount Lib "kernel32" () As Long
Sub main()
Dim lSpeedTime As Long
Dim SInfoSpeed As String
lSpeedTime = GetTickCount
Load Form1
Form1.Show
lSpeedTime = GetTickCount - lSpeedTime
' this is only simulation
If lSpeedTime <= 50 Then
SInfoSpeed = "[Very Fast]"
ElseIf lSpeedTime >= 50 And lSpeedTime <= 100 Then
SInfoSpeed = "[Normal]"
ElseIf lSpeedTime >= 100 And lSpeedTime <= 200 Then
SInfoSpeed = "[Slow]"
ElseIf lSpeedTime >= 200 Then
SInfoSpeed = "[Very Slow]"
End If
Form1.Caption = "Time Speed Form: " & lSpeedTime & " Milliseconds - " &
SInfoSpeed
End Sub
User yang telah mengakses code ini sampai
sekarang sebanyak 972 orang dari seluruh dunia.