Minggu, 29 April 2012

New Zeland Kekhawatiran atas Ham Papua Barat

Aktivis OPM ( Tuan Benny Wenda) foto Infopapua
Update by :Torresnews.com.au/newsSBP--Partai Hijau di Selandia Baru menyerukan agar pemerintah negara itu untuk mengambil isu sensitif Papua Barat dengan para pemimpin Indonesia di ibukota Jakarta. PM Selandia Baru John Key, Menteri Perdagangan Tim Groser dan delegasi bisnis 26-kuat tiba di Jakarta pekan lalu pada misi dagang selama tiga hari. 

Partai Hijau MP Catherine Delahunty menyerukan Mr Key untuk meningkatkan kekhawatiran tentang hak asasi manusia, khususnya memenjarakan lima aktivis kebebasan atas tuduhan pengkhianatan. Kabar Torres telah melaporkan penderitaan Jayapura Lima selama beberapa bulan di tengah apa yang tampaknya menjadi selimut Media pemadaman pada cerita di media Australia.

Amnesty International dan Human Rights Watch juga telah menyatakan keprihatinan tentang pengobatan para aktivis. 


Ms Delahunty mengatakan kepada Selandia Baru media bahwa Papua Barat adalah "rahasia kecil" di Indonesia dan Bapak Key harus memiliki "keberanian etis '" untuk membahas masalah tersebut. Mr Key mengatakan ia telah mengangkat isu Papua Barat dengan Menteri Perdagangan Indonesia Gita Wirjawan. 

"Salah satu hal yang dia sampaikan kepada saya adalah itu masalah yang sangat kompleks," katanya. Dia mengatakan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono terkenal untuk mendukung hak asasi manusia. 

"Sejujurnya, dia melakukan yang terbaik yang dia bisa," katanya. Mr Key mengatakan ia akan memberitahu indonesian wakil presiden Boediono bahwa Selandia Baru adalah negara dengan catatan hak asasi manusia yang kuat. 

"Kami berharap setiap orang di dunia untuk diperlakukan secara adil dan dengan cara kita memperlakukan sesama Selandia Baru dan itu adalah bagaimana kita mengharapkan orang untuk diperlakukan di Papua," katanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar